Cara menghitung Diskon di Microsoft Excel


 



Tentu. Rumus pada kolom FORMULA TEXT tersebut digunakan untuk menghitung harga setelah mendapatkan beberapa diskon bertingkat (D1, D2, D3).

Contoh rumus:

=D7*(1-E7)*(1-F7)*(1-G7)

1. Arti masing-masing bagian

Pada tabel:

KolomIsi
D7Harga beli
E7Diskon D1
F7Diskon D2
G7Diskon D3

Jadi:

=D7*(1-E7)*(1-F7)*(1-G7)

artinya:

Harga beli × sisa setelah diskon 1 × sisa setelah diskon 2 × sisa setelah diskon 3


2. Contoh produk ADES BOTOL 600ML

Harga beli:

Rp15.000

Diskon D1:

10%

D2 dan D3 kosong.

Rumus:

=D7*(1-E7)*(1-F7)*(1-G7)

Perhitungannya:

15.000 × (1 - 10%) × (1 - 0%) × (1 - 0%)

Menjadi:

15.000 × 90% × 100% × 100%

Hasil:

Rp13.500

Itulah sebabnya kolom HASIL menunjukkan:

13.500


3. Kenapa menggunakan 1-E7?

Ini bagian yang penting.

Misalnya diskon:

10%

Kalau kita ingin mencari harga setelah diskon, maka yang dibayar adalah:

100% - 10% = 90%

Dalam Excel:

1-E7

karena:

1 = 100%
E7 = 10%

1 - 10% = 90%

Jadi:

D7*(1-E7)

berarti harga setelah diskon D1.


4. Kalau ada 3 diskon

Misalnya harga:

Rp100.000

D1 = 10%
D2 = 15%
D3 = 5%

Rumus:

=100000*(1-10%)*(1-15%)*(1-5%)

Perhitungannya:

100.000 × 90% × 85% × 95%

Hasil:

Rp72.675

Perhatikan, diskonnya bukan langsung 30%.

Karena diskon dilakukan bertahap/bertingkat:

100.000
↓ diskon 10%
90.000
↓ diskon 15%
76.500
↓ diskon 5%
72.675

5. Bagaimana kalau kolom diskon kosong?

Ini juga kelebihan rumus tersebut.

Misalnya:

D1 = 10%
D2 = kosong
D3 = kosong

Excel akan memperlakukan sel kosong sebagai 0 dalam operasi tersebut.

Sehingga:

=D7*(1-E7)*(1-F7)*(1-G7)

menjadi secara konsep:

15.000 × (1-10%) × (1-0%) × (1-0%)

Jadi tetap menghasilkan:

Rp13.500


6. Kenapa rumus baris berikutnya berubah?

Contohnya pada baris kedua:

=D8*(1-E8)*(1-F8)*(1-G8)

Karena Excel menggunakan referensi relatif.

Baris 1:

=D7*(1-E7)*(1-F7)*(1-G7)

Baris 2:

=D8*(1-E8)*(1-F8)*(1-G8)

Baris 3:

=D9*(1-E9)*(1-F9)*(1-G9)

dan seterusnya.

Jadi Anda cukup membuat rumus di baris pertama, kemudian drag/copy ke bawah.


Kesimpulan sederhana

Rumus:

=D7*(1-E7)*(1-F7)*(1-G7)

dapat dibaca:

Harga Beli × (100% − Diskon 1) × (100% − Diskon 2) × (100% − Diskon 3)

Sehingga rumus ini sangat cocok untuk tabel harga yang memiliki diskon bertingkat D1 → D2 → D3.

Catatan: kalau tujuan Anda adalah membuat file Excel yang lebih aman dan mudah dipahami, saya juga bisa bantu membuat versi rumus yang otomatis menangani diskon kosong, menampilkan harga Rp, dan menghindari hasil aneh jika diskon lebih dari 100%.





#MicrosoftExcel #TutorialExcel #RumusExcel #ExcelPemula #DiskonExcel #BelajarExcel #TipsExcel